Program

Sebagai organisasi non-profit (Nirlaba) Center Of Indonesian Policy Analysis “CIPA” memiliki tanggung jawab dalam membuat produk-produk yang berkualitas yang dapat digunakan oleh pemerintah sebagai alternatif kebijakan dan masyarakat sebagai pengetahuan dan sarana monitoring dan evaluasi kebijakan yang dilakukan.  serta memberikan pelayanan yang baik bagi semua pihak. Produk dari layanan tersebut dapat berupa policy brief, naskah akademik, buku, seminar, dan bentuk lainnya.

Layanan yang diberikan oleh Center of Indonesian Policy Analysis adalah layanan terkait dengan kebijakan publik terkini dan database yang berisi tentang aturan perundang-undangan, data statistik, serta kajian-kajian yang berhubungan dengan kebijakan publik. Secara detail, layanan dari CIPA terdiri dari:

Analisis Kebijakan

Analisis kebijakan ini ditujukan untuk mengetahui substansi kebijakan yang mencakup informasi mengenai permasalahan yang ingin diselesaikan dan dampak yang mungkin timbul sebagai akibat dari kebijakan yang diimplementasikan. Analisis kebijakan ini bersifat ilmiah, tetapi tetap mengedepankan nilai objektif-rasional. Selain ilmiah dan normatif, analisis kebijakan yang dihasilkan juga mengangkat dimensi politis untuk memastikan bahwa analisis kebijakan yang dibuat dapat diadopsi oleh pembuat kebijakan.

Ruang lingkup kebijakan yang dapat dianalisis oleh perkumpulan berdasarkan sumberdaya ahli yang dimiliki adalah kebijakan sosial, kebijakan ekonomi, kebijakan infrastruktur, kebijakan agrokompleks, dan kebijakan sumberdaya alam dan lingkungan.

Perencanaan Strategis

Perencanaan strategis sektor pubik ditujukan untuk manajemen sumberdaya organisasi untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Layanan perencanaan strategis dilakukan dengan penetapan tujuan dan prioritas organisasi sektor publik (berdasarkan analisis lingkungan eksternal dan kapasitas organisasi) dan juga penyusunan rencana operasional untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Studi Kelayakan

Studi kelayakan ditujukan untuk menguji kelayakan sebuah program atau kebijakan secara obyektif. Studi kelayakan digunkan untuk mengukur tingkat keberhasilan program pemerintah berdasarkan kemanfaatan program tersebut bagi masyarakat luas. Studi kelayakan sebuah program akan dilakukan berdasarkan tiga aspek, yang diantaranya: (1) manfaat ekonomi program bagi program itu sendiri; manfaat ekonomis program tersebut bagi wilayah program tersebut dilaksanakan; dan (3) manfaat sosial program bagi masyarakat sekitar program.

Evaluasi Program

Evaluasi program ditujukan untuk melihat capaian program berdasarkan tujuan yang ditetapkan. Selain itu, evaluasi program juga untuk mengukur dampak dari dilaksanakannya program tersebut terhadap pembangunan. Dari hasil evaluasi tersebut dapat dilihat efektifitas program dan tindak lanjut dari hasil program tersebut.