Class of Development Studies: Boyongan Ibu Kota

Pemindahan Ibu Kota akan Tingkatkan Perekonomian CIPA: Class of Development Studies (2019) Jakarta, Sabtu (7/9/19), Center for Indonesian Policy Analysis (CIPA) menggelar diskusi publik dengan mengusung tema “Boyogan Ibu Kota: Persiapan dan Dampaknya” yang berlangsung di Kedai Tempo, Utan Kayu, Jakarta Timur sabtu (7/9). Dalam diskusi tersebut CIPA melibatkan akademisi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) […]

Read More »

Ikhtisar Diskusi “Smart City and Smart Village” Ikhtiar Lompatan Pembangunan Nasional’

Konsep pembangunan perkotaan di Indonesia menjadi smart city telah diarusutamakan oleh pemerintah melalui peta jalan pembangunan perkotaan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Dalam rangka menyambut kebijakan perencanaan tersebut, Center for Indonesian Policy Analysis (CIPA) menghelat diskusi bertajuk ‘Smart City and Smart Village sebagai Ikhtiar Lompatan Pembangunan Nasional’ Digelar di Kedai Tempo Jakarta […]

Read More »

Bedah Buku Analisis Kebijakan Publik Neo-Institusionalisme -Teori dan Praktik-

Analisis kebijakan publik memegang peranan penting dalam dalam tata pemerintahan. Sifatnya  yang kontekstual, berorientasi pada pemecahan masalah  dan multi disipliner menjadi alasan kenapa analisis kebijakan public mengemuka sebagai proses yang tak boleh terlewatkan. Dengan berpegang pada prinsip-prinsip kebijakan public, tindakan pemerintah akan semakin dekat dengan realita kebutuhan masyarakat. Karena alas an inilah, profesi analis kebijakan […]

Read More »

Valuasi Ekonomi Pedesaan

Pembangunan ekonomi dan sosial-budaya di pedesaan tidak dapat lepas dari aspek sumber daya alam dan lingkungan hidup baik di darat maupun di laut. Bagi masyarakat pedesaan seluruh aspek kehidupan ekonomi, sosial, budaya dan spiritual – baik emosional maupun fungsional – tergantung pada seluruh sumber daya alam dan jasa lingkungan yang ada di sekitarnya. Tak heran, […]

Read More »

Mengurai Kemiskinan Pedesaan

Pedesaan masih menjadi gudang kemiskinan. Lebih dari 15 juta jiwa (13,20%) penduduk desa berkubang di bawah garis kemiskinan. Kondisi ini diperparah dengan meningkatnya gap kesejahteraan (gini ratio) pedesaan yang naik 0,04 dari tahun sebelumnya. Lebih miris lagi, beras dalam kelompok makanan memiliki andil terbesar, yaitu 26,79 persen terhadap kemiskinan pedesaan. Penurunan angka kemiskinan pedesaan lebih […]

Read More »