Jln. Kemuning 1 No. 29 Utan Kayu Utara, Jakarta Timur admin@cipa.or.id +62 819-2800-3808

Guru Honorer: Pahlawan Bernasib Tak Jelas

Harianto – Mahasiswa Pascasarjana Ilmu Politik Unpad

Pixabay: Sasint

“Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru, namamu akan selalu hidup dalam sanubariku, semua baktimu akan kuukir didalam hatiku, sebagai prasasti terimakasihku tuk pengabdianmu, engkau bagai pelita dalam kegelapan, engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan, engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa”.

Lirik Hymne Guru itu akan selalu didengungkan setiap Hari Guru yang diperingati pada 25 November sebagai bentuk penghargaan bagi pahlawan tanpa tanda jasa. Gelar pahlawan sangatlah tepat diberikan kepada para guru. Mereka dengan ikhlas dan sabar memberikan pembelajaran dan pendidikan kepada generasi bangsa. Menurut Noor Jamaluddin (1978:1), guru adalah pendidik, orang dewasa yang bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan. Dengan jelas bahwa guru sangat memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Guru adalah pekerjaan berat karena tidak hanya memberikan pengetahuan dengan teori, tetapi juga dengan memberikan contoh prilaku yang baik karena prilaku guru juga akan berdampak kepada peserta didiknya sebagai hasil pendidikan dan bimbingannya.

Gelar pahlawan bangsa tanpa tanda jasa, tak selalu berbanding lurus dengan penghargaan yang diberikan kepada para guru. Guru tetap atau guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat merasakan gelar tersebut dengan penghargaan yang tepat diberikan oleh negara. Namun, penghargaan berbeda diperoleh guru honorer atau guru tidak tetap yang statusnya belum jelas dengan hanya memperoleh gaji berdasarkan jumlah jam pelajaran. Bahkan, sering kali mereka digaji secara sukarela hingga memperoleh gaji jauh di bawah upah minimum. Pengabdian guru honorer yang terhitung tahunan tetap harus diberikan banyak syarat untuk diangkat menjadi PNS atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Guru honorer membutuhkan pengakuan dari bangsa bahwa mereka ada, mereka siap mengabdi kepada bangsa, dan mereka ada untuk membimbing para calon pemimpin bangsa. Guru honorer adalah pahlawan yang nasibnya tidak jelas, bahkan mereka terkadang dianggap sebagai pekerja sekaligus pengangguran karena ketidak jelasan mengenai status mereka. Banyak guru honorer yang benar-benar mengajar karena panggilan hati, bahkan kita dapat membandingkan pengabdian guru honorer dengan guru yang berlebel PNS. Jaminan pengalaman mereka mengabdi adalah gambaran mereka benar-benar ingin negeri ini lebih baik.

Baca Juga :   Class of Development Studies: Boyongan Ibu Kota

Bedasarkan Referensi Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang disajikan di Dashboard Guru dan Tenaga Pendidik (GTK), terdapat sebanyak 3.357.935 orang dengan 728.461 berstatus guru honorer sekolah dan sebanyak 1.607.480 berstastus PNS. Sementara, pada Jendela Data Kemendikbud terdapat sebanyak 2.708.096 guru yang berkewajiban mengajar 44.644.261 siswa di 217.270 sekolah yang tersebar di Indonesia.

Selain memberikan pengakuan guru honorer, pemerintah harusnya memberikan perhatian lebih pada mereka. Setidaknya, baik guru honorer maupun guru PNS mendapatkan porsi yang sama dalam hal mendidik murid. Kadang guru honorer mendapat lebih banyak pekerjaan dibanding guru PNS. Lalu apakah nasib guru honorer akan tetap demikian? Bagaimana dengan guru honorer yang umurnya sudah tidak lagi masuk dalam kategori CPNS, apakah PPPK menjadi satu-satunya harapan bagi mereka? Adakah kebijakan khusus atas masalah guru honorer di negeri ini?

Harapan terbesar bagi para guru, terutama guru yang bersatus honorer tidak lagi diberikan banyak janji oleh pemerintah. Bahkan tidak perlu terlalu banyak persyaratan dan test untuk mereka yang mengabdi sudah lebih dari 10 tahun. Bangsa ini membutuhkan guru yang semangat untuk mengajarkan pengetahuan. Karena itulah kesetian, komitmen serta pengabdian guru honorer perlu diberikan penghargaan yang setimpal. Setetes keringat yang jatuh adalah sebuah pengorbanan yang perlu dihargai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *